“kamu cantik”
aku tahu aku cantik tapi itu bukan alasan untuk sombongkan diri. memang terlalu sering kudapat pujian. agency tempat aku jadi spg dan fotografer majalah remaja yang memotretku juga sebut begitu. stylist di majalah juga katakan itu. aku berterima kasih untuk semua itu.
tapi ketika kau yang katakan ketika kita pertama kali kopdar, aku tergetar. ada semburat ge er. seperti terbanting ke masa remaja ketika aku kelas dua smp ditembak dan dikatakan cantik oleh anak nakal lucu itu.
kamu cantik, katamu.
punya pesona oriental, ucapmu.
mata sipitmu tak usah diberi selotip, candamu.
putih kulitmu aku suka, ungkapmu.
pertahankan langsingmu, pintamu.
oh dunia! kenapa kalau yang ucapkan itu mas sendiri semua menjadi berbeda dari apa yang pernah kudengar?